Plt Bupati Aditya Pontoh Pimpin Rakor Forkopimda, Soroti Kekeringan hingga Ancaman Karhutla

Bolmut, temposatu.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Mohammad Aditya Pontoh, S.IP, (MAP) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis (15/10/2026). Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga dampak kekeringan terhadap pertanian dan kebutuhan air bersih.

Dalam arahannya, MAP mengimbau camat, lurah, dan sangadi agar aktif menjaga stabilitas daerah serta mengantisipasi penyebaran informasi menyesatkan dan akun palsu di media sosial yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

Terkait ancaman penurunan kualitas udara akibat karhutla, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Dinas Kesehatan juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, dan sesak napas akibat paparan asap.

Kekeringan Berdampak pada Pertanian di Enam Kecamatan

Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Bolmut turut menjadi perhatian serius. Berkurangnya debit air irigasi dan mengeringnya sumber air berdampak pada lahan pertanian masyarakat di enam kecamatan.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, dampak kekeringan meliputi:

– Sangkub: 12 desa terdampak, mencakup 106 hektare padi, 35 hektare jagung, dan 4,475 hektare hortikultura.

– Bintauna: 14 desa terdampak, meliputi 125,5 hektare padi, 14 hektare jagung, dan 3,5 hektare hortikultura.

– Bolangitang Timur: Tujuh desa terdampak, dengan 11,59 hektare lahan padi.

– Bolangitang Barat: Lima desa terdampak, mencakup satu hektare padi dan 11,94 hektare jagung.

– Kaidipang: Sembilan desa terdampak, meliputi 45 hektare padi, 101 hektare jagung, dan dua hektare hortikultura.

– Pinogaluman: 13 desa terdampak, dengan 198,91 hektare padi dan 0,8 hektare hortikultura.

Kekeringan juga berdampak pada sektor perkebunan, meliputi 48,3 hektare kelapa dalam, 11,8 hektare kakao, 5,1 hektare pala, dan 3,7 hektare cengkeh.

2.101 KK Telah Menerima Bantuan Air Bersih

Untuk membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air, Pemerintah Kabupaten Bolmut melalui sejumlah perangkat daerah telah menyalurkan bantuan air bersih.

Hingga September 2026, bantuan tersebut telah menjangkau 2.101 kepala keluarga (KK) di 24 desa yang tersebar pada enam kecamatan.

Penyaluran air bersih ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

Menutup arahannya, MAP menegaskan bahwa penanganan persoalan kamtibmas, kekeringan, dan karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur Forkopimda, aparatur kecamatan, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat.

Ia berharap koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar berbagai persoalan tersebut dapat ditangani secara terpadu, sekaligus menjaga keamanan, kesehatan, dan ketahanan ekonomi masyarakat Bolmut.

(AngQ)

Back to top button
Hide Ads for Premium Members by Subscribing
Hide Ads for Premium Members. Hide Ads for Premium Members by clicking on subscribe button.
Subscribe Now