Hadiri Penutupan KKR DMBMG di Sangkub, Plt Bupati Bolmut dan Pemprov Sulut Tekankan Sinergi Gereja dan Pemerintah

Bolmut, temposatu.com – Penutupan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Daerah Misi Bolaang Mongondow, Modoinding, dan Gorontalo (DMBMG) menjadi momentum untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, sekaligus memperkokoh sinergi antara gereja dan pemerintah.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan pertemuan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) sewilayah Pantai Utara (Pantura) itu turut dihadiri perwakilan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, yakni Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Roldy Askarya Apolti Mailangkay, S.H., M.Si.
Pemprov Sulut Ajak Gereja dan Pemerintah Berjalan Bersama

Dalam sambutan tertulis Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan Roldy Askarya Apolti Mailangkay, ditegaskan bahwa Kebaktian Kebangunan Rohani merupakan salah satu sarana yang digunakan Tuhan untuk memperbarui kehidupan umat-Nya.
KKR, menurut pesan dalam sambutan tersebut, bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan juga kesempatan bagi umat untuk memperdalam iman, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat kepedulian dan pelayanan kepada sesama.
Pertemuan GMAHK sewilayah Pantura yang dirangkaikan dengan kegiatan tersebut juga dinilai memiliki arti strategis. Selain mempererat kebersamaan ant jemaat, pertemuan wilayah menjadi ruang untuk menyatukan visi dan merencanakan pelayanan gereja yang lebih terarah serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Roldy pun mengajak seluruh pihak menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kolaborasi antara gereja dan pemerintah.
“Mari bangun sinergi antara gereja dan pemerintah. Pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri, begitu juga gereja. Tetapi jika gereja dan pemerintah bersinergi, saya percaya Sulawesi Utara yang kita cintai ini akan semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Roldy saat membacakan sambutan Wakil Gubernur.
Ia kemudian menyampaikan selamat atas terselenggaranya KKR dan pertemuan GMAHK sewilayah Pantura, seraya berharap kegiatan tersebut membawa manfaat bagi pertumbuhan rohani umat dan kemajuan daerah.
Plt Bupati Bolmut Apresiasi Peran Gereja dalam Menjaga Kerukunan

Sementara itu, Plt Bupati Bolmut, Mohammad Aditya Pontoh, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya KKR DMBMG yang mempertemukan jemaat GMAHK sewilayah Pantura dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan.
Dalam sambutannya, Aditya menekankan pentingnya kegiatan keagamaan sebagai sarana memperkuat keimanan, menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual, serta membangun kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai salah satu fondasi dalam menciptakan situasi daerah yang aman, damai, dan harmonis.
Menurutnya, nilai-nilai positif yang tumbuh melalui kegiatan keagamaan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan acara semata, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kepedulian sosial dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
Aditya berharap gereja terus mengambil bagian dalam membangun masyarakat melalui pelayanan rohani maupun kegiatan sosial yang mempererat hubungan antarsesama.
“Pemerintah daerah tentu menyambut baik kegiatan keagamaan yang membawa pesan perdamaian, persaudaraan, dan kebersamaan. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi kekuatan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Aditya.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat terus terpelihara demi mendukung pembangunan serta mewujudkan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang aman, harmonis, dan sejahtera.
Berlangsung Enam Hari, Panitia Sampaikan Terima Kasih
Di sisi lain, Ketua Panitia KKR DMBMG, Pendeta Asyanto Rumampu, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut berlangsung selama enam hari, sejak Senin (5/10/2026) hingga Sabtu (10/10/2026).
Mewakili jemaat GMAHK sewilayah Pantura, Pendeta Asyanto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan dan kehadiran dalam kegiatan penutupan tersebut.
“Mewakili jemaat se-Pantura, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah Kabupaten Bolmut, sekaligus Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah hadir bersama-sama dalam acara penutupan KKR,” ujar Pendeta Asyanto.
(AngQ)