Sofian Mokoginta Tekankan Pengawasan SPPG dan Kebersihan Puskesmas dalam Pelatihan Keamanan Pangan Dinkes Boltara

Boltara, temposatu.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji Berbasis Risiko bagi tenaga sanitasi lingkungan sebagai upaya memperkuat pengawasan keamanan pangan dan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Quality ini dilaksanakan selama enam hari, mulai 16 hingga 21 Juli 2026, melalui kerja sama antara Dinas Kesehatan Boltara dan UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Sulawesi Utara.
Peserta pelatihan terdiri dari tenaga Kesehatan Lingkungan (Kesling), tenaga Gizi, serta tenaga Promosi Kesehatan (Promkes) yang berasal dari seluruh Puskesmas dan RSUD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Kepala Dinas Kesehatan Boltara, Sofian Mokoginta, SKM, dalam arahannya menegaskan pentingnya pengawasan dan pemantauan secara berkala terhadap Sarana Penyedia Pangan Gizi (SPPG), baik yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) maupun yang belum.
“Pemantauan harus terus dilakukan secara berkala guna memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” tegas Sofian.
Menurutnya, pengawasan keamanan pangan tidak hanya terbatas pada SPPG, tetapi juga mencakup berbagai sarana yang berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat.
“Selain SPPG, sekolah-sekolah, rumah makan, serta depot air minum juga merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan Dinas Kesehatan. Semua harus memenuhi standar higiene dan sanitasi agar masyarakat mendapatkan pangan dan air minum yang aman serta sehat,” ujar Mokoginta.
Sofian juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
“Setiap Puskesmas harus menjadi contoh dalam penerapan sanitasi dan kebersihan lingkungan. Kebersihan bukan hanya mencerminkan kualitas pelayanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, Dinas Kesehatan Boltara berharap kompetensi tenaga kesehatan di bidang keamanan pangan dan sanitasi lingkungan semakin meningkat. Dengan demikian, pengawasan terhadap sarana penyedia pangan, sekolah, rumah makan, depot air minum, serta fasilitas kesehatan dapat berjalan lebih optimal demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang aman, sehat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Utara.
(AngQ)




