Transparan dan Akuntabel, APBDes 2026 Apeng Sembeka Alokasikan Anggaran untuk Kesejahteraan Warga

Boltara, temposatu.com – Pemerintah Desa Apeng Sembeka, Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 dengan total pendapatan sebesar Rp690.403.000.

Berdasarkan infografik APBDes 2026 yang dipublikasikan pemerintah desa, sumber pendapatan terbesar berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp297.578.000 atau 55 persen dari total pendapatan. Sementara itu, Dana Desa (DD) menyumbang Rp233.645.000 atau 44 persen, dan sisanya berasal dari bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah sebesar Rp3.500.000 atau 1 persen.

Kepala Desa (Sangadi) Apeng Sembeka, Yohanes Luminuhe, menyampaikan bahwa APBDes 2026 disusun sebagai pedoman pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan masyarakat selama satu tahun anggaran.

Pada sisi pengeluaran, Pemerintah Desa Apeng Sembeka mengalokasikan total belanja sebesar Rp589.179.592 yang terbagi ke dalam beberapa bidang prioritas.

Porsi terbesar belanja desa dialokasikan untuk Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebesar Rp349.975.180 atau 59 persen dari total belanja. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung operasional pemerintahan desa, penghasilan tetap perangkat desa, tunjangan, operasional BPD, operasional RT/RW, hingga pemeliharaan sarana dan prasarana kantor desa.

Selanjutnya, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa memperoleh alokasi sebesar Rp109.839.412 atau 19 persen. Anggaran ini diarahkan untuk penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD), layanan kesehatan melalui Poskesdes dan Posyandu, rehabilitasi sarana dan prasarana, serta pengelolaan informasi publik desa.

Sementara itu, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat masing-masing mendapatkan alokasi sebesar Rp48.525.000 dan Rp47.240.000 atau 8 persen. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan lembaga adat, PKK, serta program ketahanan pangan tingkat desa.

Adapun Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak Desa memperoleh alokasi sebesar Rp33.600.000 atau 6 persen yang diprioritaskan untuk penanganan keadaan mendesak, termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Dalam struktur APBDes 2026, tercatat terjadi defisit anggaran sebesar Rp54.456.592. Namun, defisit tersebut ditutupi melalui penerimaan pembiayaan dengan nilai yang sama sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tercatat nihil atau Rp0.

Pemerintah Desa Apeng Sembeka berharap pengelolaan APBDes Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat desa.

(AngQ)

Related Articles

Back to top button
Hide Ads for Premium Members by Subscribing
Hide Ads for Premium Members. Hide Ads for Premium Members by clicking on subscribe button.
Subscribe Now