Polres Boltara Tegaskan Komitmen Tindak Pelaku Pemboman Ikan di Perairan Boltara

Boltara, temposatu.com– Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku pemboman ikan yang diduga masih terjadi di sejumlah wilayah perairan Boltara.

Menanggapi laporan dan keluhan masyarakat, Kapolres Boltara melalui Kasat Reskrim Polres Boltara IPTU Mario Valentino Sopacoly menyampaikan bahwa setiap informasi yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) guna melakukan langkah-langkah penegakan hukum.

“Terkait laporan masyarakat, kami akan menindaklanjutinya dan berkoordinasi dengan Direktorat Polairud untuk proses penindakan,” ujar Kasa Reskrim IPTU Mario Valentino Sopacoly melalui pesan whatsApp pada Saptu, (12/06/2026).

Ia menjelaskan bahwa wilayah perairan merupakan domain tugas Polairud yang didukung dengan sarana dan prasarana serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang memadai dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut.

Menurutnya, apabila ditemukan bukti adanya aktivitas pemboman ikan, para pelaku dapat dijerat dengan ketentuan hukum yang berlaku karena tindakan tersebut tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga mengancam keberlangsungan sumber daya perikanan dan mata pencaharian masyarakat pesisir.

Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan setiap dugaan aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Sebelumnya, Sangadi Sidupa Epxorius Marthin menyoroti maraknya dugaan praktik pemboman ikan di wilayah Tanjung Sidupa, Pulau Bongkil, dan kawasan sekitarnya. Ia menyebut aktivitas tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Masyarakat sangat resah dan terganggu dengan adanya pemboman ikan tersebut. Selain merusak lingkungan laut, aktivitas ini juga mengancam keberlangsungan hasil tangkapan nelayan tradisional,” ungkapnya.

Masyarakat berharap aparat terkait dapat segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan praktik ilegal tersebut demi menjaga kelestarian ekosistem laut dan keberlangsungan kehidupan nelayan di wilayah Boltara.

(AngQ)

Related Articles

Back to top button
Hide Ads for Premium Members by Subscribing
Hide Ads for Premium Members. Hide Ads for Premium Members by clicking on subscribe button.
Subscribe Now