Buka Latsar CPNS 2026, Wakil Bupati Aditya Pontoh Tekan ASN Harus Responsif dan Tinggalkan Kerja Rutinitas

Manado, temposatu.com – Sebanyak 267 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi mengikuti pembukaan Latihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026 pola kemitraan dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati, Mohamad Aditya Pontoh, SIP, bertempat di Aula Integritas BPSDM Sulut, Senin (27/4/2026).
Latsar yang dijadwalkan berlangsung hingga 24 Juli 2026 ini menggunakan metode Blended Learning. Dari total 268 peserta yang terdaftar, satu orang dinyatakan absen karena baru saja menjalani tindakan operasi Caesar (SC).
Acara pembukaan ini menjadi istimewa dengan kehadiran para pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang turut memberikan kuliah umum untuk membekali para peserta. Para narasumber yang memberikan materi antara lain:
1. Dr. Fransiscus Manumpil, S.IP (Asisten Administrasi Umum Setda Prov. Sulut)
2. Dr. Jemmy Kumendong, M.Si (Inspektur Daerah Prov. Sulut)
3. Dr. Elvira Katuuk (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Sulut)
4. Dr. Frangky Tintingon, M.Si (Kepala BPSDM Prov. Sulut)
5. Dr. Drs. Audy Pangemanan, AP., M.Si (Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Sulut)
6. Clay JH Dondokambey, S.STP., M.AP (Kepala Badan Keuangan Daerah Prov. Sulut)
7. Tahlis Gallang, S.IP., MM (Kepala Dinas Koperasi Prov. Sulut)
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aditya Pontoh menjelaskan bahwa metode Blended Learning adalah solusi efektif di era modern. Metode ini mengombinasikan tiga unsur utama:
Self Learning (Pembelajaran mandiri)
E-learning (Pembelajaran daring)
Klasikal (Tatap muka langsung)
“Pola ini adalah solusi efektif untuk membentuk karakter ASN yang efisien dengan kombinasi keunggulan teknologi dan interaksi langsung, tanpa menggeser teori pembinaan yang mengarah pada peningkatan kualitas,” ujar Aditya.
Aditya menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia mengingatkan para peserta bahwa tantangan zaman yang dinamis menuntut ASN untuk tidak lagi terjebak dalam pola kerja yang monoton.
“ASN dituntut untuk lebih responsif dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kita berada di zaman yang dinamis dengan tantangan kompleks. Tidak ada lagi kerja rutinitas yang hanya itu-itu saja,” tandasnya tegas.
Ia berharap melalui Latsar ini, akan lahir figur aparatur pemerintah yang:
1.Cerdas dan Terampil dalam bekerja.
2.Jujur dan Bersih dalam integritas.
3.Sadar Tanggung Jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Selain para pemateri kuliah umum, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kepala BKPSDM Boltara, Khristanto Nani, S.STP., MH, jajaran struktural BPSDM Provinsi Sulut, serta seluruh peserta Latsar CPNS 2026.
(Angki)




