HUT PGRI & HGN 2025, Wakil Bupati Boltara Aditya Pontoh: Guru Pilar Utama Kemajuan Bangsa

Boltara, temposatu.com – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Mohammad Aditya Pontoh, secara resmi membuka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Lapangan Bohabak, Kecamatan Bolangitang Timur, Senin (24/10/2025).
Acara yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltara tersebut dirangkaikan dengan Pagelaran Pemajuan Kebudayaan, yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi daerah. Pembukaan kegiatan ditandai dengan penampilan tarian daerah, penabuhan kulipu, serta penyampaian kata-kata adat.
Beragam perlombaan turut memeriahkan perayaan, di antaranya karnaval budaya, lomba bola kaki dangdut, lomba langgada, tarik tambang, duet lagu daerah, hingga stand up comedy. Seluruh kegiatan diikuti oleh para guru serta insan PGRI se-Boltara.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan peluncuran buku “Jalur Rempah di Bolaang Mongondow Utara”, serta kamus dwibahasa Indonesia–Kaidipang Bolangitang dan Indonesia–Bintauna. Peluncuran tersebut ditandai dengan penyerahan buku dari Wakil Bupati kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltara.
Dalam sambutan Bupati Boltara yang dibacakan oleh Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh, disampaikan bahwa HGN 2025 mengusung semangat meneguhkan kembali peran guru sebagai pilar utama kemajuan bangsa.
“Guru bukan hanya pendidik, tetapi juga penjaga nilai, pembentuk karakter, serta penjembatan warisan budaya menuju generasi masa depan,” ujar MAP sapaan akrabnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan dan kebudayaan adalah dua kekuatan besar yang tidak dapat dipisahkan.
“Keduanya saling memperkuat dalam menciptakan masyarakat berpengetahuan, berkarakter, dan beridentitas lokal yang kuat,” tambahnya.
Wakil Bupati Aditya Pontoh juga memberikan apresiasi atas penerbitan buku jalur rempah dan kamus dwibahasa sebagai upaya memperkaya literasi serta pelestarian budaya daerah.
Selain itu, turut diumumkan bahwa terdapat tiga karya budaya Boltara yang telah ditetapkan oleh Menteri Kebudayaan dan akan menerima sertifikat penetapan pada 15 Desember 2025, yakni:
Ponukuto – tradisi tujuh bulanan di Bintauna
Mopo pooma hukumo – tradisi adat pernikahan di Kaidipang dan Bolangitang
Sou-sou’ ria adati povullea – tradisi adat pernikahan di Bintauna
Peringatan HUT PGRI dan HGN 2025 di Bolmut ini diharapkan tidak hanya memupuk semangat para guru, tetapi juga menjadi momentum memperkuat identitas budaya daerah sebagai bagian dari pendidikan yang holistik.
(Angki)




