Gebrakan ‘Resepzi’ Dinkes Boltara: Serbu Sekolah demi Cetak Generasi Emas Bebas Stunting!

Boltara, temposatu.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) bergerak cepat menciptakan generasi muda yang bugar dan kompetitif. Melalui Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) 2026, Dinkes melakukan aksi serentak ke berbagai institusi pendidikan pada Selasa (07/04/2026).

Langkah masif ini tidak hanya sekadar sosialisasi, namun membawa misi besar melalui inovasi terbaru bertajuk “Resepzi” (Remaja Sehat Peduli Gizi).

Pemerintah Kabupaten Boltara melalui Dinas Kesehatan membagi personel ke dalam tiga tim strategis untuk memastikan edukasi kesehatan menjangkau titik-titik krusial di wilayah Boltara:

Tim 1: SMA Negeri 1 Bolangitang

Tim 2: SMK Negeri 1 Kaidipang

Tim 3: SMA Negeri 1 Pinogaluman

Kegiatan dimulai dengan energi tinggi sejak pagi hari. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti senam pagi bersama, diikuti dengan sarapan sehat bergizi. Fokus utama aksi ini adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi siswi remaja sebagai langkah konkret mencegah anemia.

Kepala Dinas Kesehatan Boltara melalui Kabid kesmas, Meity Tombinawa menjelaskan bahwa kampanye kali ini terasa spesial karena dirangkaikan dengan peluncuran inovasi Resepzi.

“Aksi Bergizi kali ini diperkuat dengan inovasi Resepzi (Remaja Sehat Peduli Gizi). Ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, PKK, Puskesmas, hingga Dinas PPKBPPA. Kami bergerak bersama dari hulu untuk memutus rantai stunting,” tegas Meity saat memimpin Tim 1 di SMAN 1 Bolangitang.

Meity menambahkan bahwa sekolah adalah ekosistem terbaik untuk menanamkan nilai kesehatan. “Kami ingin memastikan remaja kita terbebas dari anemia. Ini investasi jangka panjang agar profil kesehatan siswa di Boltara terus meningkat,” imbuhnya.

Tak hanya soal gizi, Dinkes juga memanfaatkan momentum ini untuk mengasah kemampuan para agen perubahan muda. Saat ini, tengah dilakukan pembinaan intensif bagi Duta Stunting 2026.

“Para duta ini dipersiapkan untuk bertarung di Lomba Tingkat Kabupaten yang akan digelar pada Kamis, 9 April 2026. Kompetisi bergengsi ini rencananya akan dinilai langsung oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara dan Dinkes Provinsi Sulut.”tutup Meity Tombinawa.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bolangitang, Hamjan Ahmad, menyambut hangat kehadiran tim Dinkes. Menurutnya, sinergi ini sangat krusial bagi perkembangan anak didik.

“Edukasi langsung seperti ini sangat dibutuhkan. Siswa jadi paham bahwa prestasi akademik harus ditopang fisik yang kuat. Kami siap mendukung penuh keberlanjutan program Germas dan inovasi Resepzi di lingkungan sekolah,” pungkas Hamjan.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid, Kabupaten Boltara optimis dapat mencetak generasi muda yang produktif, sehat, dan menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting di masa depan.

(Angki)

Related Articles

Back to top button
Hide Ads for Premium Members by Subscribing
Hide Ads for Premium Members. Hide Ads for Premium Members by clicking on subscribe button.
Subscribe Now