Dikbud Boltara Gandeng Jurnalis Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Boltara, temposatu.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus berupaya menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan menggandeng para jurnalis dalam mengampanyekan Gerakan Kembali ke Sekolah bagi masyarakat pendidikan non formal.

Kegiatan sosialisasi ini dipusatkan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bintauna, Senin (27/10/2025), dan dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Kesetaraan dan Keaksaraan Bidang PAUD dan Dikmas Dikbud Boltara, Febriati Babay.

Menurut Febriati, kolaborasi dengan jurnalis diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pendidikan, sekaligus memperluas informasi mengenai berbagai program pemerintah di sektor pendidikan.

“Wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi kepada masyarakat terkait program pendidikan yang dapat diakses, seperti beasiswa dan pendidikan non formal. Selain itu, media juga bisa membantu mengidentifikasi akar permasalahan putus sekolah, baik dari faktor ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” jelas Febriati.

Sementara itu, Ketua Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Boltara, Romi Lantapa, dalam pemaparannya menegaskan bahwa jurnalis dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat untuk menekan angka ATS.

“Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberi ruang bagi anak-anak untuk menceritakan pengalaman dan tantangan mereka, sehingga suara mereka bisa didengar oleh para pembuat kebijakan,” ungkap Om Teo sapaan akrabnya.

Ia juga menambahkan, kerja-kerja jurnalistik dapat menjadi sarana efektif dalam mensosialisasikan program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pengurangan angka anak putus sekolah di Boltara.

Diketahui, kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari, yakni SKB Bintauna, SKB Bolangitang Barat, SKB Kaidipang, dan SKB Pinogaluman. Peserta kegiatan melibatkan masyarakat dan siswa pendidikan non formal dari berbagai kecamatan.

Dengan sinergi antara pemerintah dan insan pers ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan semakin meningkat, sekaligus mempercepat upaya mewujudkan Boltara bebas dari Anak Tidak Sekolah.

(Angki)

Related Articles

Back to top button
Hide Ads for Premium Members by Subscribing
Hide Ads for Premium Members. Hide Ads for Premium Members by clicking on subscribe button.
Subscribe Now